Cakram Raksasa Pencari Alien Lenyap dari Bumi

Cakram Raksasa Pencari Alien Lenyap dari Bumi

VIVA   –  National Science Foundation (NSF) menonaktifkan piringan radio Arecibo Observatory setelah kerusakan yang terjadi pada fasilitasnya dan terlalu berbahaya untuk dilakukan perbaikan.

Dari laman Space , Jumat, 20 November 2020, pengumuman datang ketika para sarjana menunggu keputusan tentang nasib observatorium tersebut. Tahun ini laboratorium pencari alien itu dilanda kerusakan payah pada kabel-kabelnya.

Baca: Gagal Berburu Alien sebab Piringan Raksasa Tua Rusak

Pada Agustus lalu, kabel terlepas lantaran soketnya, namun setelah dievaluasi oleh para insinyur, situasinya dianggap stabil. Kemudian pada awal bulan ini, kabel berikutnya terputus, membuat nasibnya semakin mendapat ketidakjelasan.

Setelah mempertimbangkan tiga laporan metode, NSF sebagai pemilik properti seberat 900 ton itu memutuskan bahwa Arecibo Observatory tidak lagi bisa digunakan karena terlalu berbahaya membawa personel untuk perbaikan.

“Tujuan kami adalah menemukan jalan untuk melestarikan teleskop tanpa membahayakan keselamatan siapa pun, ” ujar Sean Jones dalam konferensi pers.

Ia melanjutkan, NSF tidak menemukan ustaz yang memungkinkan mereka bisa melangsungkan perbaikan dengan aman. Penundaan pengambilan keputusan bisa membuat seluruh fasilitas berisiko runtuh tak terkendali.

“Menurut penilaian teknik, cara stabilisasi atau pengujian kabel dapat mengakibatkan percepatan bencana. Insinyur tak tahu atas keamanan struktur, namun mereka mengatakan bahwa struktur hendak runtuh dalam waktu dekat, ” kata Jones.

Institusi tersebut saat ini memprioritaskan penonaktifan antena parabola radio dengan aman dan melindungi sisa-sisa fasilitas yang ada di sana.

Mereka tidak menonaktifkan laboratorium secara keseluruhan mengingat pentingnya fasilitas pada sana, yang mana sudah memiliki banyak penemuan selama beberapa dekade.